Bantalan Jalan Tol Depok-Antasari Roboh di Kawasan Cilandak

0
61

Girder atau bantalan jalan Tol Depok-Antasari di kawasan proyek Jalan TB Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan, diduga roboh akibat senggolan alat berat, Selasa (2/1/2017). Ada enam bantalan jalan tol yang roboh dan seluruhnya patah.

Kejadian tersebut menimpa mobil truk tanah. Mobil tersebut terlihat rusak di bagian depan dan bodi belakang truk.

“Kalau kerusakan alat mungkin ada, karena ada truk di bawahnya, kami masih olah TKP,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Polisi Edi Surasa, Selasa 2 Januari 2018.

Meski begitu, Edi Surasa memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa di proyek jalan tol yang masih dalam pemasangan girder itu. Karena tidak ada pekerja, peristiwa itu juga tidak menyebabkan korban luka-luka.

“Nihil korban luka dan korban jiwa,” katanya.

Dari identifikasi awal di lokasi kejadian ditemukan kerusakan pada alat akibat terkena girder yang roboh.

PT Waskita Karya Tbk (WSKT) akan menindaklanjuti robohnya bantalan (girder) tol proyek Depok-Antasari di kawasan Jalan TB Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan. Bantalan tol tersebut roboh pada Selasa ini sekitar pukul 10.00 WIB.

“Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) akan dibahas,” kata Direktur Utama Waskita Karya M. Choliq , Selasa (2/1/2018).

Pihaknya belum memaparkan secara rinci tindak lanjut atas robohnya bantalan tol tersebut.

Dia mengatakan, PT Waskita Karya sendiri bertindak sebagai investor minoritas dalam proyek ini dengan kepemilikan hanya 25 persen. Mayoritas kepemilikan saham ada di tangan PT Citra Marga Nushapala Tbk (CMNP).

“Kontraktornya bukan Waskita, tapi PT Grider Indonesia,” ucapnya.

Untuk diketahui bantalan jalan Tol Depok-Antasari roboh di kawasan proyek di Jalan TB Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (2/1/2017). Lokasi kejadian tepat di seberang Gedung Alamanda Tower.