Citilink Raih Peringkat Pertama Manajemen Keselamatan Penerbangan 2017

0
64

Maskapai berbiaya murah (LCC) Citilink Indonesia meraih peringkat pertama dalam ajang “Transportation Safety Management Award 2017” yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia.

Citilink berhasil memperoleh penilaian tertinggi dari beberapa aspek mulai dari aspek organisasi (15 persen), sarana transportasi (35 persen), sumber daya manusia (40 persen), dan pendukung manajemen keselamatan (10 persen).

Citilink Indonesia berhasil mengalahkan sembilan maskapai lainnya, termasuk maskapai full service dan medium service. Hal tersebut menandakan Citilink sebagai perusahaan jasa transportasi udara terbaik dalam mengelola aspek keselamatan penerbangan di sepanjang tahun 2017.

“Penghargaan ini menjadi bukti keberhasilan Citilink Indonesia dalam membangun safety culture dan mitigasi risiko yang diterapkan secara kontinyu dan menyeluruh dalam semua kegiatan penerbangannya”, kata CEO Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo, Rabu (20/12/2017).

Menurut Juliandra, dalam kegiatan penerbangan seluruh aspek, terutama aspek safety dan security harus berada dalam kondisi yang sempurna.

Ia menambahkan, Citilink Indonesia secara rutin terus melakukan berbagai langkah untuk memastikan bahwa seluruh kegiatan penerbangan yang dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) penerbangan sipil yang berlaku.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Perhubungan Republik Indonesia Sugihardjo kepada Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo, di kantor Kementerian Perhubungan RI, Jakarta.

Sementara itu, Sekjen Perhubungan RI Sugihardjo menjelaskan “Transportation Safety Management Award” sejak 2015 diselenggarakan untuk memberikan motivasi agar operator transportasi di Indonesia terus memberikan layanan terbaik bagi penumpang, khususnya dalam hal safety.

Ia menilai, Indonesia telah berhasil dalam meningkatkan kualitas keselamatan penerbangannya dari waktu ke waktu.

Berdasarkan hasil audit yang dilakukan oleh Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (International Civil Aviation Organization – ICAO), peringkat keselamatan penerbangan Indonesia meningkat hampir dua kali lipat. Dari sebelumnya peringkat 151 di tahun 2016, kini naik ke peringkat 55 di tahun 2017.