Dinas LH DKI Jakarta Angkut Sampah di Pintu Air Manggarai

0
48

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menurunkan alat berat untuk mengangkat dan membersihkan sampah di Pintu Air Manggarai. Hal ini dilakukan karena volume sampah yang besar dan terus menumpuk.

“Kita larang anak buah kita turun. Jadi kita mainnya hanya alat berat saja. Jadi kita juga mengantisipasi juga terjadinya kecelakaan,” ujar Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim di Pintu Air Manggarai, Jakarta, Selasa (6/2).

Volume sampah dan ukuran sampah yang menumpuk di Pintu Air Manggarai, lanjutnya, cukup besar. Dimana, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, setidaknya telah mengeruk lebih dari 1.000 ton sampah sejak Senin (5/2) kemarin.

Walaupun status Pintu Air Manggarai sudah turun menjadi siaga 3, lanjut Ali, Dinas Lingkungan Hidup masih menerapkan siaga 1. Sebab, tidak tertutup kemungkinan tinggi muka air akan semakin meningkat jika tetap terjadi hujan. Sehingga sampah akan semakin meningkat.

“Siaga 1 kita (Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta) masih, walaupun Katalumpa sudah siaga 4 debit airnya. Kalau untuk pekerjaan kita masih siaga 1,” tambahnya.

Untuk itu ia mengerahkan satu alat berat dengan 20 lebih truk yang membawa sampah ke Bantar Gebang. Dimana, ada 25 personel yang bertugas untuk melakukan pengerukan hingga membawa sampah yang ada di Pintu Air Manggarai.

“Tapi memang sekarang lagi nggak boleh turun (langsung ke sungai untuk mengeruk sampah). Diawal-awal ada yang turun, langsung kita ingatkan, karena semangatnya, tapi perintah bapak kepala dinas nggak boleh turun. Alat berat aja. Untuk kondisi seperti ini kita mengutamakan keselamatan,” tambahnya.