Kecelakaan kerja di kawasan kilang Pertamina yang terjadi pada Jumat (7/4) lalu masih belum terang kasusnya hingga kemarin. Pasalnya, menurut Kapolres Balikpapan AKBP Jeffri Dian Juniarta melalui Paur Subbag Humas Iptu D Suharto, pihak Pertamina bersikap sangat tertutup.

Maka dari itu kepolisian meminta kepada Pertamina untuk bersikap kooperatif jika benar ada kecelakaan kerja yang terjadi. Karena diketahui sebanyak dua orang pekerja mengalami luka bakar akibat kecelakaan kerja di kawasan kilang tersebut.

Meskipun sebelumnya telah ada pernyataan resmi mengenai kejadian tersebut, namun belum ada laporan tertulis kepada pihak kepolisian.

Masalah laka kerja di perusahaan, ini tidak hanya terjadi pada Pertamina saja. Seharusnya pihak Pertamina melapor ke kepolisian setempat. Pasalnya, kecelakaan kerja rentan terdapat unsur pidana di dalamnya, apalagi melibatkan nyawa seseorang.

Disampaikan Suharto bahwa, “Info tertutup (dari Pertamina), seharusnya membuka diri. Jangan menimbulkan tanda tanya kepada publik, karena ini negara hukum, harusnya kooperatif melapor jika terjadi laka kerja,” tegasnya.

Sekalipun tidak ada unsur pidana, namun jalinan komunikasi antara pihak Pertamina dengan kepolisian ke depan diharapkan dapat berjalan dengan baik.

Sumber : balikpapan.prokal.co