Kecelakaan Beruntun Diduga Akibat Rem Bus Blong di Puncak Tewaskan 4 Orang

0
35

Kecelakaan maut yang terjadi pada hari sabtu (22/04/2017) mengakibatkan tabrakan beruntun dengan banyak kendaraan roda empat dan roda dua yang berujung dengan melayangnya beberapa nyawa korban.

Kecelakaan maut tersebut terjadi di Jalan Raya Puncak, tepatnya di Tanjakan Selarong, Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (22/4/2017).

Berdasarkan kronologis yang terjadi, kecelakaan ini bermula ini ketika bus melewati jalan menurun. Kemudian bus ini yang diketahui ini ternyata merupakan sebuah Bus Hino pariwisata HS Transport dengan nopol AG-7057-UR ini hilang kendali di duga akibat rem blong dan menabrak banyak kendaraan. Di duga kerugian yang di dapat hingga ratusan juta rupiah.

Bus tersebut menabrak beberapa kendaraan yang di antaranya ;

  1. Mobil Grand Livina nopol B-7401-NDY
  2. Mobil Daihatsu Ayla nopol F-1423-NH
  3. Mobil Toyota Avanza nopol B-1818-EFB
  4. Mobil Toyota Rush
  5. Mobil Avanza nopol F-1851-CD
  6. Angkutan umum nopol F-1976-MP
  7. Sepeda motor Honda Vario nopol B-4446-SBC
  8. Dan sepeda motor Yamaha Vixion.

 

Kecelakaan maut ini telah menyebabkan 4 orang meninggal dunia, yang di antaranya adalah:

  1. Okta Riyansyah Purnama Putra, umur 26 tahun, alamat Jalan Rawan 8 No 634 RT 10/02 Kel Lebak Gajah, Sematang Borong, Kota Palembang
  2. Zaenuddin, alamat Babakan Lebak RT 02/06, Sinargalih, Kab Bogor.
  3. Dadang Sulaeman, Kades Citeko, umur 45 tahun, alamat Citeko, Cisarua, Kab Bogor.
  4. Diana Simatupang, alamat Griya Serpong Asri Blok BA RT 1 RW 8, Desa Sudirata, Cisauk, Kab Tangerang.

Dan diketahui pihak Jasa Raharja telah memberikan santunan kepada tiap ahli waris korban meninggal dunia sebesar Rp 25 juta. Lalu korban yang mengalami luka-luka mendapatkan santunan perawatan hingga Rp 10 juta.

Sumber : news.detik.com