Seorang psikolog olahraga bernama Chris Jordan mengatakan pentingnya memberi asupan bahan bakar yang layak sebelum berolahraga.

Hal ini demi menghindari kelelahan hanya setelah beberapa menit berolahraga, Jordan pun merekomendasikan dua macam makanan ringan khusus yang baik untuk dikonsumsi sebelum dan sesudah berolahraga.

Yang pertama, makanan ringan ini sebaiknya dimakan satu atau dua jam sebelum berolahraga. Jenis makanan ringannya harus menunjukkan angka rendah dalam indeks glikemik (zat karbohidrat dalam darah).

Makanan dengan angka rendah dalam indeks glikemik dapat membantu kestabilan energi saat berolahraga. Cara kerja makanan rendah glikemik ini adalah menjaga kadar gula darah tidak naik atau turun secara drastis.

Lalu apa saja yang termasuk ke dalam camilan rendah glikemik? Diantaranya adalah apel, kacang kenari atau badam, yogurt rendah lemak, hummus dan wortel, sepotong roti tawar atau dua buah telur rebus.

Sementara itu beberapa penelitian menyarankan diet glikemik rendah memiliki manfaat lainnya seperti membantu tubuh memetabolisme lemak lebih efisien.

Kemudian makanan ringan kedua yang disarankan Jordan untuk dikonsumsi adalah gabungan protein dan karbohidrat. Gabungan seperti ini bisa dimakan sebelum atau sesudah berolahraga.

Namun susu cokelat rendah lemak seperti camilan sesudah olahraga yang ideal. Karena minuman ini menyediakan karbohidrat, protein, cairan dan elektrolit,” terangnya.

Selain itu menurut Jordan jika kedua macam makanan ringan ini juga akan memberikan energi di keseluruhan hari dan mendamping Anda dalam mencapai target kebugaran seperti menghilangkan lemak tubuh dan pembentukan otot.

Sumber : www.cnnindonesia.com