Kronologi Kebakaran di Museum Bahari

0
41

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, kebakaran di Museum Bahari, Penjaringan, Jakarta Utara, terjadi sekitar pukul 08.50 WIB pada Selasa (16/1/2018). Mulanya, petugas museum mencoba memadamkan api dengan alat pemadam kebakaran yang ada di museum.

“Sebetulnya alatnya cukup di sini, tapi apinya sudah terlanjur besar,” ujar Anies di Museum Bahari.

Kepala Museum Bahari Husnison Nizar tidak dapat memastikan titik awal munculnya api. Dia hanya menyebut api dan asap berasal dari sisi utara Gedung C Museum Bahari.

“Anak-anak cleaning service yang bertugas di situ sudah berusaha memadamkan api, tapi karena asap makin tebal, kami tidak sanggup memadamkannya,” kata Husnison di tempat yang sama.

Api akhirnya bisa dijinakkan pada sekitar pukul 11.00 WIB. Setelah itu, petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta melakukan pendinginan agar api tidak kembali berkobar.

“Alhamdulillah jam 11.00 secara umum api sudah bisa dikendalikan, kondisinya stabil, tinggal pemadaman secara tuntas,” ucap Anies.

Kebakaran diduga terjadi karena korsleting listrik. Salah satu penghambat pemadaman api yakni adanya lapisan alumunium di bawah genteng bangunan museum.

Kebakaran itu menghanguskan koleksi miniatur model dan alat-alat navigasi laut. Koleksi museum yang merupakan sumbangan dari beberapa kedutaan besar juga ikut hangus terbakar.