Tahukah Anda kegiatan mulai dari kulit hingga ke organ dalam tubuh kita telah diatur oleh sistem saraf, kemudian disampaikan ke tak kita, lalu otak mengolahnya, setelah itu otak memberi perintah ke organ-organ tubuh.

Dapatkah Anda membayangkan jika gangguan sistem saraf baik sistem saraf motorik, sensorik, atau otonom pada tubuh Anda? Menakutkan bukan?

Karena perintah dari otak itu disampaikan kepada organ yang bersangkutan melalui sistem saraf tepi, maka apabila sistem saraf otak terganggu Anda mungkin bisa membayangkan apa yang terjadi?

Jadi apabila sistem saraf otak terganggu maka respon yang diberikan tubuh terhadap perintah otak tidak akan nyambung. Nah, di sinilah peran penting sistem saraf mengingat seluruh tubuh manusia dipenuhi oleh jaringan saraf.

Hal tersebut terungkap dalam workshop “Bergerak Bersama #LawanNeuropati” yang dihelat Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI) dan MERCK di Jakarta, pekan ini. Salah satu narasumber yang hadir, dr. Manfaluthy Hakim, SpS(K) mengatakan ada tiga sistem saraf yang memainkan peran penting bagi tubuh.

“Saraf motorik berfungsi sebagai penggerak organ tubuh. Saraf sensorik membantu manusia merasakan suhu, rabaan halus maupun kasar, lalu menyampaikannya ke otak. Sistem ini yang mengatur semua aktivitas kita. Mempengaruhi emosi kita. Misalnya, ketika Anda kesemutan, Anda kemudian marah. Sistem saraf mengontrol dan mengkoordinasikan semua organ maupun struktur tubuh manusia.”

Sistem saraf pusat berasal dari otak hingga ke sumsum tulang belakang dan saraf tepi. Semua perintah dari otak, apa pun itu, akan diantarkan oleh sistem saraf tepi lalu bermanifestasi menjadi bentuk gerakan organ tubuh.

Jadi apabila sistemnya terganggu, maka apa pun yang diperintahkan otak tidak akan sampai ke organ tubuh.

Dan hal ini sering kali terjadi pada mereka yang mengalami kecelakaan motor. Mereka mengalami benturan atau trauma berat. Akibatnya, sistem saraf tepinya rusak bahkan putus. Karenanya kita melihat tangan kanan korban lunglai tak bisa digerakkan lagi.

Sumber : aura.tabloidbintang.com